Dalam buku ini membahas tentang logika materil, analitis ilmu pengetahuan, hakikat ilmu, esensi pengkajian ilmu, cara menimba ilmu, sarana fundamental berpikir ilmiah, nilai ilmu pengetahuan, filsafat dewasa ini dan filsafat iftek dan masa depan manusia.
Dalam dialog karya Schopenhauer ini, salah satu dari dua tokoh di dalamnya lebih mengedepankan pandangan konservatif dan populer tentang mengapa iman itu penting, memuliakan, dan dibutuhkan dalam masyarakat. Satu tokoh lainnya, yang tampaknya adalah diri Schopenhauer sendiri, menghabiskan waktunya untuk meragukan itu semua. Dalam salah satu argumennya dia berkata, “… pendidikan ada di tanga…